Pembentukan HMPS PAI Fakultas Agama Islam UNIVA Labuhanbatu Dirangkai Seminar Peningkatan Keimanan Mahasiswa di Era Globalisasi

Rantauprapat — Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Al Washliyah (UNIVA) Labuhanbatu resmi membentuk Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai wadah pengembangan potensi, kepemimpinan, dan kreativitas mahasiswa. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan seminar bertema “Peningkatan Keimanan Mahasiswa di Era Globalisasi” yang menghadirkan Assoc. Prof. Dr. Dra. Hj. Meyniar Albina, M.A. sebagai narasumber.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Universitas Al Washliyah Labuhanbatu tersebut dihadiri oleh pimpinan fakultas, dosen, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam, serta sejumlah tamu undangan. Pembentukan HMPS PAI menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang memiliki integritas akademik, spiritual, dan sosial.

Dalam sambutannya, pihak Fakultas Agama Islam menyampaikan bahwa HMPS PAI diharapkan mampu menjadi organisasi yang aktif dalam mendukung kegiatan akademik maupun nonakademik, serta menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan organisasi.

“Pembentukan HMPS PAI merupakan momentum penting untuk membangun semangat kebersamaan dan meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam berbagai kegiatan yang mendukung kemajuan program studi dan fakultas,” ujar perwakilan fakultas.

Pada kesempatan yang sama, seminar bertema “Peningkatan Keimanan Mahasiswa di Era Globalisasi” menghadirkan Assoc. Prof. Dr. Dra. Hj. Meyniar Albina, M.A. yang memberikan pemaparan mengenai tantangan generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi, informasi, dan budaya global.

Dalam materinya, beliau menekankan bahwa era globalisasi memberikan banyak peluang bagi mahasiswa untuk berkembang, namun juga menghadirkan berbagai tantangan yang dapat memengaruhi nilai-nilai keislaman dan karakter generasi muda. Oleh karena itu, penguatan keimanan dan pemahaman agama menjadi fondasi utama dalam menghadapi perubahan zaman.

“Mahasiswa harus mampu memanfaatkan kemajuan teknologi dan arus informasi secara bijak tanpa kehilangan identitas, nilai-nilai keislaman, serta akhlak yang baik. Keimanan yang kuat akan menjadi benteng dalam menghadapi berbagai tantangan globalisasi,” jelasnya.

Peserta seminar tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung interaktif. Sesi diskusi dan tanya jawab dimanfaatkan mahasiswa untuk memperdalam pemahaman mengenai peran keimanan dalam kehidupan akademik maupun sosial di era digital.

Melalui pembentukan HMPS PAI dan penyelenggaraan seminar ini, Fakultas Agama Islam UNIVA Labuhanbatu berharap dapat melahirkan mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki keimanan yang kokoh, karakter yang kuat, serta kepedulian terhadap perkembangan masyarakat dan bangsa.

Kegiatan tersebut menjadi bukti komitmen Fakultas Agama Islam UNIVA Labuhanbatu dalam membina generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan mampu menghadapi tantangan global dengan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share on Social Media