Sinergi Hilirisasi Dorong Riset Perguruan Tinggi Menuju Luaran Berdampak, LLDikti Wilayah I Gelar Kegiatan di UMN Al Washliyah Medan

Medan, 16 Juli 2026 – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I menyelenggarakan kegiatan “Sinergi Hilirisasi dalam Mendorong Riset Perguruan Tinggi Menuju Luaran Berdampak” pada 15–16 Juli 2026 di Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah Medan. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan dunia industri guna menghasilkan riset yang inovatif, aplikatif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut diikuti oleh pimpinan perguruan tinggi, ketua lembaga penelitian, dosen, peneliti, serta pengelola penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dari berbagai perguruan tinggi di lingkungan LLDikti Wilayah I. Para peserta memperoleh penguatan mengenai strategi hilirisasi hasil penelitian, pengelolaan inovasi, perlindungan kekayaan intelektual, hingga peluang komersialisasi hasil riset.

Salah satu peserta yang hadir adalah Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Al Washliyah (UNIVA) Labuhanbatu, Wahyu Azhar Ritonga, M.Si. Kehadirannya mencerminkan komitmen UNIVA Labuhanbatu dalam mendukung peningkatan kualitas riset serta memperluas jejaring kolaborasi untuk mendorong hasil penelitian yang tidak hanya berorientasi pada publikasi ilmiah, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan dunia industri.

Dalam sesi pemaparan materi, Prof. Dr. Ir. Rahmad B.Y. Syah, M.Kom., IPM, ASEAN Eng., APEC Eng. hadir sebagai narasumber. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa hilirisasi merupakan tahapan penting dalam transformasi hasil penelitian menjadi inovasi yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat sosial. Menurutnya, perguruan tinggi harus mampu membangun ekosistem riset yang terintegrasi dengan kebutuhan dunia usaha, industri, dan pemerintah agar inovasi yang dihasilkan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan.

Beliau juga mengajak seluruh perguruan tinggi untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor, meningkatkan kualitas penelitian berbasis kebutuhan masyarakat, serta mengoptimalkan pemanfaatan kekayaan intelektual sebagai salah satu indikator keberhasilan riset yang berdampak.

Melalui kegiatan ini, peserta juga berdiskusi mengenai tantangan dan peluang hilirisasi riset di Indonesia, termasuk strategi memperkuat kemitraan dengan dunia industri, meningkatkan pendanaan inovasi, serta mempercepat proses komersialisasi hasil penelitian. Forum tersebut diharapkan menjadi wadah lahirnya berbagai kolaborasi baru yang mampu meningkatkan daya saing perguruan tinggi dalam menghasilkan inovasi unggulan.

LLDikti Wilayah I menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penguatan budaya riset dan inovasi melalui berbagai program pembinaan dan pengembangan kapasitas. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia industri diyakini menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem penelitian yang produktif, inovatif, dan berorientasi pada penyelesaian berbagai persoalan masyarakat.

Keikutsertaan Wahyu Azhar Ritonga, M.Si. dalam kegiatan ini diharapkan dapat membawa berbagai wawasan dan strategi baru yang dapat diimplementasikan di lingkungan UNIVA Labuhanbatu, khususnya dalam memperkuat hilirisasi hasil penelitian, meningkatkan kualitas inovasi, serta memperluas kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan demi terwujudnya luaran riset yang berdampak bagi pembangunan daerah maupun nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Layanan Unggulan Universitas Al Washliyah Labuhanbatu

Quick Menu Layanan
Share on Social Media